Jumat, 01 Agustus 2014

Kicauan Rindu

Rindu , satu kata yang mudah diucapkan
namun sulit tuk mengungkapkannya..
Matahari telah tenggelam digantikan bulan
menghiasi langit malam ini
indahnya rembulan yang tidak berbentuk bulat
itu
Ia sendiri tanpa bintang menemaninya dan
awan hitam meredupkan cahayanya, ya aku
rasa malam ini akan turun hujan.
Jauh pandanganku menatap terlintas sosok
seseorang dimataku,
Siapa dia? Aku hafal sekali akan wajah itu
Wajah yang dahulu selalu memenuhi relung
hatiku
Wajah yang dahulu sering kulihat senyum
manisnya
Rasanya rindu sekali melihat tawa dibibirnya
yang kini tak pernah kulihat lagi
Bahkan suaranya pun tak pernahku dengar lagi
Ingatkah saat pertama kali tak sengaja kita
pulang bersama? Saling mengenal namun tak
saling menyapa
pada saat itu rasanya canggung sekali tuk
memulai sebuah obrolan dan hingga sampai
tempat tujuan kita tetap terdiam. Aneh bukan?
Kejadian yang telah terjadi sakitar 3 tahun yang
lalu itu masih teringat jelas dipikiranku
Aku tak ingat sejak kapan hubungan kita
menjadi dekat, yang ku ingat hanyalah awal
perkenalan kita dan perpisahan kita yang ku
anggap gantung itu.
Dan sepertinya hanya aku yang menganggap itu
gantung sedangkan kamu sudah benar-benar
melupakanya
Baiklah aku tak akan membahas masalah itu
Aku menulis ini karena ku ingin mengungkapkan
rasa rinduku padamu
Rasa rindu yang kadang bisa mencekik hatiku
ini hingga air mata menetes di wajahku
kadang aku merasa bodoh mengapa aku masih
merindukanmu sedangkan disana dirimu tak
merindukanku bahkan memikirkanku pun kau
tak sudi
Diamnya dirimu membuat hatiku pilu...
Malam ini malam jum'at, malam yang selalu
mengingatkanku padamu.
Dulu kamu selalu meneleponku lalu mengajakku
ngaji bareng
Walau hanya lewat sambungan telepon tapi
mengukir indah didalam hati.
Seharusnya malam ini aku bekerja tapi dengan
keadaan kaki yang sakit ini mana mungkin aku
bekerja.
Tadi setelah melaksanakan sholat maqrib aku
membaca Q.S. Yaasiin
Selepas itu aku galau karena ingat kamu
kamu apa kabar?
Apakah sudah membaca Q.S Yaasiin dan tahlil
malam ini? Semoga sudah ya ☺
Setelah kita tak lagi bertemu dan tak lagi
menyapa, hari-hari yang ku jalani sangatlah
berat.
Karena aku selalu mencoba melupakanmu dan
semua kenangan kita.
Aku rasa kamu pasti bertanya mengapa aku
menulis ini? Karena aku selalu gagal untuk
melupaknmu
Terlalu banyak kenangan diantara kita, oopps
sepertinya aku sudah tak pantas menyebut kata
"kita" yang ada hanya "aku" dan "kamu" bukan
"kita" ya baiklah~
Tapi entah kenapa semakin aku melupakanmu,
semakin aku mengingat dirimu.
Tepat disini disofa rumahku, aku duduk
bersandar dan aku ingat dulu kamu pernah
duduk disini juga.
Ahh aku juga sedang memakan buah jeruk,
pasti kamu juga ingat kenangan saat memakan
jeruk. Ku rasa kamu mengingatnya
Berbicara tentang buah aku ingin
mengingatkanmu lagi tentang buah strawberry
ya lebih jelasnya lagi jus strawberry.
Saat itu aku dan kamu pulang bersama kamu
membelikan aku jus strawberry, rasanya lezat
sekali karena ada kamu. hihihi
Dan ternyata aku dan kamu memang sama-
sama menyukai jus strawberry, aghh so sweet
Dulu kamu sering mengantarku pulang ke
rumah dengan sepeda motormu itu,
Selama dalam perjalanan kita banyak
berbincang-bincang dan bukan hanya itu kita
pernah bertengkar hanya karena arah lewat
mana kita pulang lalu cerita lucu tentang
satpam yang sedang patrol dijalan, lebih
jelasnya lagi hanya aku dan kamu yang tahu
cerita konyol itu. Haha
Jadi sudah sangat jelas aku tak bisa
melupakanmu dan aku selalu merindukanmu
Walau dihatimu sudah tak ada aku, ku harap
kamu hidup bahagia dengan siapa pun itu
Aku pun tak akan membenci dirimu karena
dirimu adalah sebelah sayapku yang patah
"Burung tidak akan bisa terbang hanya dengan
sebelah sayap"
Dan aku sadar masa lalu tidak akan bisa
terulang kembali
Maka carilah sebelah sayapmu agar kamu bisa
terbang setinggi mungkin menggapai
kebahagiaan yang kau inginkan dan pada saat
kita
bertemu aku akan tersenyum melihat dirimu
yang telah bahagia walau bukan bersama diriku

Wah malam ini hujan dan suara petir
membuatku takut, sepertinya aku harus
menyelesaikan kicauanku ini karena ku takut
kesambar petir cintamu. hihihi
Salam rinduku untukmu yang disana, selamat
malam dan semoga mimpiin aku ☺

25 April 2014

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

yuuk berkomentar